Langkah-langkah kecil dalam keseharian Anda untuk menjaga harmoni antara pekerjaan digital dan waktu istirahat.
Banyak dari kita memulai hari dengan memeriksa notifikasi di layar, menghabiskan waktu di perjalanan (seperti di MRT atau ojek online) sambil membaca berita, lalu duduk berjam-jam di kantor Jakarta yang ber-AC dingin dengan fokus pada monitor.
Rentetan aktivitas ini membuat kita sering merasa lelah di akhir hari. Menerapkan kebiasaan jeda singkat dan memperhatikan sekeliling dapat memberikan perbedaan besar pada tingkat energi kita saat pulang ke rumah.
Gunakan aturan jeda 20 menit. Alihkan pandangan dari monitor ke area yang jauh (seperti ujung ruangan atau luar jendela) sesering mungkin. Pastikan posisi layar sedikit di bawah sejajar mata.
Hindari menggunakan laptop di kasur dengan posisi tengkurap. Sediakan area dengan pencahayaan ruangan yang cukup terang sehingga layar tidak menjadi satu-satunya sumber cahaya yang menyilaukan.
Membaca teks kecil di ponsel saat berada di kendaraan yang berguncang dapat memicu rasa pusing dan pegal. Coba ganti aktivitas dengan mendengarkan musik atau *podcast* selama perjalanan.
Beri jeda "bebas layar" setidaknya 30 hingga 60 menit sebelum tidur. Cahaya yang lebih redup membantu tubuh memproduksi melatonin, membuat kualitas tidur (dan pemulihan) menjadi lebih baik.